Sabtu, September 07, 2013

A Litte Wish



Jika kamu percaya sebuah keajaiban ,semua permintaan yang kau inginkan pasti akan terkabul. Tapi apakah hal itu benar?. Aku ragu akan teori itu , yeah aku pikir ,akan tetapi karena aku ragu , aku malah bertekat meminta sebuah harapan untuk seseorang .

Dalam setiap cerita hal yang pertama ada perkenalan dari tokoh,, . Hey namaku TAKA dengan melihat namaku kalian pasti akan tahu bahwa aku ini laki – laki ,ya.. tentu saja, umurku 16 tahun dan masih duduk di bangku SMA tahun pertama. Aku tinggal disebuah kota kecil di indonesia dimana udara ditempatku belum tercemari oleh polusi, ketika pagi hari kau akan merasakan betapa segarnya udara yang berhembus di kotaku.

Aku memiliki seorang teman , dia seorang  perempuan. Namanya YHU , dia temanku sejak aku dilahirkan , temanku ini sangat rajin belajar , baik hati dan sangat periang , tapi dibalik sisi itu dia sangat pemarah terkadang dia memukulku hanya karena sedikit mengganggunya, hah, , , sempat terpikir olehku sungguh sial berada didekatnya.

Meskipun begitu aku sangat menyayanginya dia selalu mebuatku tertawa dengan hal yang dia lakukan , “ taka , hari ini ibu marah padaku karena aku menumpahkan bubur adikku” kata Yhu pada siang hari itu.”kenapa ibumu marah , bukankah kau melakukannya dengan tidak sengaja?”kataku menanggapi.”aku,, menumpahkannnya bukan karena tidak sengaja tapi ,aku kesal dengan adikku jadi aku..”....”tukkk” suara tanganku menyentil dahi Yhu.”sudahlah jangan dipikirkan , aku yakin kau ini anak yang baik, lain kali jangan kau ulangi karena bagaimanapun dia itu ibu dan adikmu kau harus selalu menyayangi mereka,,,mengerti?”kataku sambil mengusap – usap kepalanya.”ya,, mengerti.”jawab Yhu dengan semangat seperti seekor anjing yang menuruti kata majikannya.

Aku dan Yhu seperti pasangan seorang kakak adik, kami sering bertukar mengenai banyak hal, terlebihnya Yhu , dia tak pernah sedikitpun menyembunyikan sesuatu dariku, setiap dia senang , marah ,sedih atau apapun dia selalu mengatakannya padaku. Debanding dengan keluarga nya mungkin Yhu lebih dekat denganku. Seperti dulu waktu kami SD ketika dia sedang bertengkar deman teman Sdnya dia lebih memilih bercerita kepadaku dibanding ibunya, aku tidak tahu kenapa dia bercerita padaku lebih dulu ,mungkin karena dia mempercayaiku. Tapi karena itulah aku menjadi lebih bersemangat hidup didunia ini karena ada orang yang benar benar membutuhkanku.

Suatu hari dimalam yang sepi ketika aku tertidur lelap terdengar suara ketukan pintu dari jendelaku, dengan mata yang masih ngantuk kubuka jendela kamarku.” Ah ,, Yhu sedang apa kau malam – malam begini, apa kau tak tau jam berapa bodoh..” kata ku sambil memukul kepalanya. “ouch,,diamlah , bisa kau keluar sebentar, aku ingin bicara” kata yhu padaku.”apa?” tanyaku.” Sudahlah jangan banyak tanya.”katanya sedikit kesal.” okey”jawabku.

Ditengah malam dibawah bulan aku dan yhu berbincang , kami mengobrol banyak hal dan entah kenapa aku merasa aneh, yhu ,dia bercerita tentang masa kecil kami , sebenarnya apa yang ingin dia katakan?.” Baiklah yhu apa yang ingin kau katakan , jika hanya itu kenapa kau tak berbicara besok saja.” Kataku.” Tidak bisa , aku harus mengatakannnya sekarang, aku tidak punya waktu lagi “ .

“Apa maksudmu? “ tanyaku.” Aku akan pergi meninggalkanmu” kata yhu tiba- tiba.” Bodoh kau ini, kalau bicara jangan ngawur” kataku memukul kepalanya.” Kenapa kau memukulku bodoh , kau ingin mati, haahhh.... tapi aku yang akan mati” kata yhu.” Hey kau ini kenapa , bicara seperti itu, ? aku tak mengerti sama sekali” responku pada kata-kata yhu tadi.”  Maafkan, aku tapi DOKTER itu bilang aku akan mati dalam waktu dekat ini” terang yhu. Mendengar kata – kata  yhu aku sangat kaget , apa dia bercanda? Tapi jika iya ini benar-benar candaan yang keterlaluan.” Kenapa ?” tanyaku.” Disini sakit “ kata yhu sambil menunjuk kepalanya.”penurunan fungsi syaraf otak cerebellum, aku menderita itu, berlahan – lahan penyakit ini akan meggerogotiku, hingga aku akan jadi manusia yang lumpuh total, awalnya dokter bilang perkembangan penyakitnya lambat , tapi berbeda denganku, penyakit yang tertanam pada tubuhku sangat cepat berkembang, saat ini aku sedang lumpuh berlahan – lahan, aku takkan bisa bicara, berjalan, menggerakan tangan, dan makanpun aku akan sulit, tapi hal ini tidak melumpuhkan daya ingatku, jadi aku sangat senang bahwa aku masih bisa mengingatmu,, sebelum aku tidak bisa bicara aku ingin mengatakan bahwa aku berterimaksih karena taka selalu membuatku senang dan terima.......”.....” sudah jangan bicara lagi , aku mengerti “kataku memutus penjelasan yhu.

Saat ini aku hanya bisa menundukkan kepalaku , menutupi wajahku yang sedang menangis meratapi nasib temanku yang saat ini sedang menderita. Sebagai seorang teman apa yang harus aku lakukan ,aku hanya bisa berdiam diri dan ikut menangis bersamanya. Bagaimana tidak bergunanya aku ini sebagai seoarang teman.

Semenjak malam itu aku selalu  menjaga dan melindunginya , dulu aku juga sering melakukan hal ini ,hanya saja aku melakukannya lebih extra.

Disore yang cerah aku melihatmu sedang mencari sesuatu, di tepi sungai dimana kita sering bermain.” Sedang apa kau ?”tanyaku pada yhu.” Pulanglah ini bukan urusanmu”jawabnya ketus.” Haah,, jarang sekali kau tidak merengek meminta bantuanku, ah aku tahu kau sedang mencari harta karunkan jadi kau berpikir tak ingin membaginya denganku,,,”.ledekku.” so lame,, “ jawabnya singkat.” Apa kau bilang,, terserahlah”jawabku seraya duduk dan memandanginya mencari sesuatu yang dia cari. Sudah beberapa jam aku duduk , tapi dia tidak juga meminta bantuanku hahh.

“ha!! Akhirnya, taka lihat ini aku menemukannya..” kata yhu padaku sambil menunjukkan sesuatu.” Apa itu? Ah hanya sebuah stein untuk apa kau mencari itu aku punya banyak dirumah, kau buang – buang waktumu untuk istirahat, bodoh.” Responku.” Taka kau bodoh ,stein ini memang terlihat biasa tapi coba lihat ,dia berbedakan?”kata yhu sambil menunjuk – nunjuk ke arah stein itu.” Coba lihat baik -  baik , “ kata yhu lagi, kali ini dia meletakkan stein itu ke sungai.” Jika terkena sinar bulan dia akan bersinar, coba lihat , indahkan, stein ini jika kau hanya melihat dari sisi luarnya itu hanya akan menjadi sebuah benda biasa, tapi lihat lah didalamnya dibawah cahaya bulan dan derasnya aliran sungai dia mampu mengeluarkan sinar yang begitu indah.” Jelasnya padaku.

“ lalu apa yang akan kau lakukan dengan benda itu?” tanyaku.”sebuah permohonan, aku akan memohon sesuatu pada stein ini.”jawabnya.” memohon tentang apa ?” tanyaku lagi.” Tentunya taka akan tahu suatu saat nanti, bersabarlah, hahaha” jawabnya.”hahhh.” keluhku. Dibawah sinar yang terang sebuah permohonan terucap dari mulut seorang gadis yang begitu bersemangat untuk hidup, dan disampingnya hanya ada seorang laki – laki yang hanya bisa memandang sang gadis mengucapkan sebuah permohonan.

Waktu berlalu begitu saja, hari berubah menjadi bulan seiring berjalannya waktu , gadis kecil yang dulunya periang saat ini sedang berbaring dengan tenang disebuah peristirahatan. Dan disampingnya terlihat anak  laki – laki  menangisi kepergiannya.

----HARI SETELAH PEMAKAMAN YHU---

“Taka, aku meletakkan sesuatu dimejamu , katanya itu dari Yhu ,sebelum dia pergi dia menitipkan itu pada ibunya , dan tadi ibu yhu memberikan itu padamu katanya untuk taka” kata ibuku.

Setelah mendengar penjelasan ibu aku langsung berlari menuju meja belajarku menyambar sebuah kotak kecil yang terletak diatasnya , dengan tergesa-gesa aku membuka isi kotak itu. Dan yha, didalam kotak itu berisi selembar kertas yang dilipat rapi dan sebuah stein.” Ini stein yang waktu itu.” Kataku. Ku buka selembar kertas itu , ada tulisan tangan yhu yang tidak rapi , aku tahu mungkin karena penyakitnya yhu tak bisa menulis dengan bagus, di lembar kertas itu tertulis sebuah ungkapan.

“ taka terimakasih telah menjadi temanku , aku juga senang keluarga kita sangat dekat. Waktu itu kamu telah bertanya apa permohonanku,? dan aku menjawab suatu saat nanti kau akan tahu. Sebenarnya aku memohon bahwa aku ingin sembuh ,agar aku bisa bertemu dengan ayah , ibu dan adikku,  untuk sekali lagi aku ingin bertemu paman dan bibi , sekali lagi aku ingin berterimakasih padamu, tapi aku tahu aku melakukan hal yang sia-sia, tapi kenyataanya aku masih percaya keajaiban,  saat itu juga aku berpikir , aku tak apa – apa mati dengan cara seperti ini, karena waktu yang singkat inilah aku bisa mengenalmu juga kelurgamu, suatu hari nanti dikehidupan mendatang aku harap kita bisa bertemu lagi sebagai sosok yang sama seperti dulu,,,, kakak terimakasih , bolehkah aku memanggilmu sebagai kakak, aku sangat menyayangimu ,, dari dulu aku ingin memanggilmu kakak, bolehkan?....... selamat tinngal kakak, jaga dirimu baik-baik , aku titip ibu , ayah, dan adikku padamu... terimakasih “

“hmm.... pasti di kehidupan mendatang nanti aku berharap kita bisa bertemu , bukan sebagai TAKA atau YHU tapi sebagai seoarang kakak laki-laki dan adik perempuannya.”

Hal itulah yang menjadi harapanku sekarang, kau tahu yhu hal yang paling menyenangkan didunia ini adalah bertemu denganmu. Dan hal paling aku sesalkan didunia ini juga bertemu denganmu. Anak bodoh sampai jumpa dikehidupan yang selanjutnya.


Di hari yang berhujan pada suatu malam, hari dimana dia hidup dan semua tentangnya, tertumpuk dalam kenangan yang tak bisa terlupakan, dalam ingatan setiap orang yang mengenal akan kedatangannya didunia ini. END

Selasa, September 03, 2013

Kamu adalah TEMAN yang terbaik




Hey , namaku HAN, aku adalah seorang laki – laki berumur 15 tahun. Aku memiliki seorang teman yang bisa di bilang sangat dekat denganku. Akan aku ceritakan kisahku , tapi ini bukan kisah cinta ini adalah kisah tentang persahabatan.

Waktu itu aku masih duduk dibangku SMP tepatnya aku anak SMP kelas 3, aku memiliki seorang teman laki – laki dia bernama SONG , nama yang indah bukan ? temanku itu benar – benar menyenangkan seperti namanya yang berati LAGU. Song memiliki sifat yang ramah pada setiap orang , dia juga sangat pandai disekolah karena dia selalu menduduki peringkat teratas, selain itu dia juga jago berolahraga,untuk laki – laki di indonesia dia memiliki tinggi 180 cm ,dengan hidung yang sangat mancung , dia juga memiliki dagu yang lancip , untuk seorang anak cowok dia benar – benar sempurna, lalu bagaimana denganku? Perawakanku beda jauh dengan song ,aku pendek tinggiku tidak mencapai 180 mungkin hanya 170 saja, tapi untuk laki – laki di indonesia aku juga termasuk tinggi.

Aku ini lebih seperti anak kecil yang suka merengek – rengek , bahkan aku juga tidak begitu pintar seperti song, yaa , jika memang dibandingkan denganku , song itu lebih tenang. Maka dari itulah kenapa dia banyak disukai oleh banyak orang,mulai dari anak – anak , teman sebaya ,guru bahkan orang tuaku.

Saat liburan tahun lalu dia sering kerumahku , itu dia lakukan karena ayah dan ibuku sedang ada meeting diluar kota , maklumlah orang tuaku adalah seorang pengusaha sukses. “ kalau boleh saya akan menginap disini untuk menemani HAN disaat paman dan bibi keluar kota, saya akan sangat senang jika paman dan bibi mengizinkan” kata song saat meminta izin ke ayah dan ibuku. waktu itu aku benar – benar terkejut karena kata – kata yang dikeluarkan song benar – benar sopan, jarang sekali anak seumuranku berkata sopan seperti song , aku berutung bisa berteman dengannya.

Suatu ketika hujan turun dengan deras , padahal pagi tadi aku mengira akan ada hari yang cerah dan tanpa kusadari ternyata langit menjadi mendung dan menurunkan hujan yang deras. Karena bosan dirumah seharian aku memutuskan untuk keluar mencari makan, ketika aku membuka pintu ada seseorang yang berdiri di depannya ,dengan baju yang basah kuyub.” Song” kataku.” Kenapa kau bisa disini ?, masuklah” kataku lagi.

 “mandilah dan ini pakailah bajuku kaena baju mu basah” kataku. Sementara song sedang membersihkan diri aku pergi ke dapur untuk membuat secangkir kopi susu untuknya, beberapa menit kemudian song-pun selesai membersihkan diri, aku tak berniat untuk bertanya ada apa dia tiba-tiba kerumahku , mungkin lebih bijak jika aku menahan rasa ingin tahuku.”ini minumlah agar tubuhmu hangat”kataku pada song sambil menyodorkan secangkir kopi susu.” Ayahku “ kata song tiba – tiba, aku hanya diam saja memandanginya aku tak tahu harus berkata apa, tapi ini pertama kalinya song menyinggung masalah keluarganya.

”Enak “ kata song lagi. “Ah, trims, itukan hanya kopi susu”jawabku sedikit malu tapi juga senang karena ini pertama kalinya ada seseorang yang memujiku.” Benar kok, ternyata HAN jago bikin kopi susu ya” tambah song lagi.”sebenarnya aku ingin menjadi seorang koki yang jago buat apapun, tapi itu dulu waktu aku masih kecil, untuk sekarang aku tidak tahu apa yang aku pikirkan untuk masa depanku”.jawabku .” kenapa?”tanya song.” Aku kan laki – laki aku malu menjadi seorang koki, aku berharap song jangan menceritakan ini kepada siapapun ya”pintaku sambil merengek seperti anak kecil.

”kenapa harus malu,  impian mu itu sama dengan sebuah permata yang terpendam, untuk mengmbil permata itu kamu harus melakukan apapun untuknya, jadi tidak ada alasan untukmu malu terhadap permatamu sendiri, menurutku seorang koki tak terlalu buruk “ kata song padaku, benar apa yang dikatakan song tentang impianku kenapa aku harus malu tak ada alasan bagiku untuk malu dengan semua itu. Song dia benar – benar mengerti perasaan orang lain, meskipun dia baru berumur 15 tahun tapi bagiku ucapan song terlihat sangat dewasa.”han maaf , aku harus pulang”kata song padaku.”lho sudah mau pulang?” tanyaku.”hmm,, hari ini ibuku sendiri dirumah , sebagai anaknya aku harus menemaninya” jawab song.” Baiklah,ini bawalah payungku diluar masih hujan”.kataku.”setelah kucuci akan aku kembalikan bajumu”kata song padaku seraya pergi menjauh dari rumahku.

Aku terkejut ada sesuatu di meja tempat aku dan song berbincang – bincang tadi,sebuah kunci  ini pasti milik song , tanpa basa – basi aku langsung mengambil mantel hujan ku untuk mengejar song yang mungkin sudah jauh. Namun sebagai seorang teman aku harus tetap mengejarnya ,mungkin ini kunci rumahnya dia tidak akan bisa masuk jika tidak ada kunci. Dengan sekuat tenaga aku berlari sangat cepat , tiba – tiba saja langkahku terhenti di sebuah jembatan aku melihat sesosok tubuh yang tak asing bagiku.” Song” teriakku. Dengan wajah terkejut song menoleh kearahku.” Han? Mau apa kau kesini?” kata song.

”  Eh” kataku terkejut, bukan karena ekspresinya tapi kata-kata song terlihat kasar didengar ungkin lebih sopan jika menggunakan kata “ada apa? Kenapa kamu bisa sampai disini?”mungkin itu lebih enak didengar tapi ah, itu bukan masalah yang terpenting aku harus mengembalikan kuncinya.”song kau meninggalkan kuncimu , aku mengejarmu karena ingin mengembalikannya , takut kalau kunci ini kunci rumahmu” jawabku.”kenapa han melakukan ini?” tanya song padaku.”tentu saja ,karena aku temanmu dan karena aku peduli denganmu”jawabku seadanya.”eh,,”sedikit ekspresi terkejut terpancar dari wajah song.”pulanglah, urusanmu sudah selesaikan?” pinta song.” Tentu aku akan pulang , tapi sebelumnya apa yang song lakukan disini, kenapa kamu tidak cepat pulang? “tanyaku.”pulanglah ini bukan urusanmu, pulanglah karena orang tuamu akan mencarimu” kata song.

Aku merasakan keanehan pada ucapan song.”ada apa ? tidak biasanya kamu seperti ini ?ceritakanlah padaku apa masalahmu , kitakan teman” pintaku.”siapa teman siapa, aku tak pernah menganggapmu sebagai seorang teman , jadi aku tak perlu mengatakan apapun lagi selama ini aku hanya menipumu , pulanglah” kata song dengan ketus seraya berjalan meninggalkaanku.” Apa?, ada apa ? kenapa kau tidak menganggapku sebagai teman?song kenapa? Apa masalahmu? ” teriakku tapi song hanya mengabaikan teriakkanku dia terus berjalan lurus tanpa menoleh, dan aku,, aku , saat ini aku merasa menjadi teman yang tak berguna yang hanya bisa menatap punggung temannya.

Waktu berjalan begitu saja tanpa terasa sudah sebulan aku tidak bicara dengan song hingga tibalah waktu yang menetukan , sebuah test kelulusan sebelum kami memasuki dunia anak SMU.”hey bocah apa yang kamu lakukan, di saat – saat genting seperti ini bisa-bisanya kamu  daydreaming” kata seseorang. Seseorang itu adalah LAN salah satu teman sekelasku dia juga temanku sejak kami dibangku SD.”hey kenapa kamu akhir- akhir ini tidak terlihat bersama song, aneh biasanya kalian lengket sekali, bukannya kalian teman?”kata lan lagi.” Bukan, kami bukan teman.”jawabku.

”hah, kau ini bercanda, ah tapi benar juga mana mungkin kau bisa jadi temannya, sifat kalian kan berbeda, haha”canda lan. Benar kata lan , sifat kami memang berbeda jika song sangat tenang aku kebalikannya aku sangat ramai dan kekanak-kanakan. Mungkin karena perbedaan itulah aku dan song bisa menjalin ikatan persahabatan, haah,,, apa yang aku  pikirkan bahkan song tak menganggapku sebagai seorang teman, tentu saja itu benar. persahabatan itukan harus fair-kan?, aku selalu menceritakan apapun tentang diriku pada song , tapi tidak dengan song dia tak pernah menceritakan apapun tentang keluarganya, dia selalu menyelesaikan masalah yang aku hadapi , tapi aku tak pernah sekalipun menyelesaikan masalah yang song hadapi, ini karena dia selalu menyembunyikan masalahnya sendiri.

Hari ini aku pulang sekolah sangat cepat, karena ada rapat para guru untuk mempersiapkan ujian akhir sekolah bulan depan. Sesampainya dirumah aku merasakan atmosphere yang berbeda, perasaan ini membuatku tercekik hingga aku tak bisa bernafas, ada apa?aku membuka pintu rumahku, dan ya aku sudah menduganya masalah keluarga , ayah dan ibuku sedang bertengkar dengan hebatnya, aku tahu ini bakal terjadi bagi keluarga yang pihak laki-laki dan perempuanya memiliki pekerjaan. Mereka bertengkar semakin menjadi – jadi saja saling mengeluarkan kata-kata yang tak pantas dikeluarkan.

 Ingin sekali aku meredamkannya tapi siapa aku? Mungkin mereka akan menganggapku sebagai anak kecil  yang tak tau diri mencampuri urusan mereka. Andai saja song ada disini mungkin dia akan tahu solusinya. Eh,, apa yang aku pikirkan bahkan song tak menganggapku juga. Ingin sekali aku berlari ke suatu tempat dimana aku bisa melampiaskan rasa lelahku dengan semua ini, ingin juga aku mencari seseorang tempat menyandarkan semua masalahku, somebody help me.

“han “ panggil seseorang padaku, seseorang itu adalah song.”ada apa? Kenapa kamu menangis”katanya lagi.”itu bukan urusanmu , sejak kapan kau berdiri di depan rumahku?, siapa kau bahkan kau bukanlah temanku”kataku sedikit kasar pada song,”ayo kerumahku “ajak song padaku seraya menarik tanganku tiba- tiba. Aku terkejut dengan ajakan song , selama ini dia tak pernah mengajakku untuk kerumahnya ,itu bukan masalah bagiku , tapi aku terkejut dia akan mengajakku measuki dunianya.

Rumah song sangat sempit , bahkan tidak ada setengah dari rumahku yang super besar itu, rumahnya sangat sederhana, tapi sangat nyaman sekali.” Eh teman kak song ya, selamat datang” sambut ibu dan adik song,” terima kasih , aku HAN”kataku menyambut hangat mereka. aku tak pernah menyangka song memiliki seorang adik yang manis, yha karena dia tak pernah menceritakan tentang keluarganya. “ini untuk kalian makanlah, aku sangat senang akhirnya song mengajak temannya main kerumah , haha, song jarang sekali membawa temannya pulang, kau adalah yang pertama HAN” kata ibu song padaku.”benarkah, saya sangat  terhormat disini.”kataku agak sedikit bangga.

“ibu song baik yha,”kataku pada song.”ibuku memang baik”jawab song. Aku terkejut mendengar ucapan song, ibuku memang baik , kata-kata ini dikeluarkan dari mulut anak usia 15 tahun. Song ini benar – benar memiliki pikiran yang dewasa.

“ han , apa kamu ingat waktu aku datang kerumah mu dimalam yang berhujan?” kata song tiba-tiba.”tentu aku ingat, aku terkejut kenapakamu tiba-tiba datang kerumahku”kataku.” Malam itu aku bertengkar dengan ibuku , karena dia selalu membela ayahku , aku benci ibukku waktu dia membela orang itu” kata song.”kenapa kau benci ibumu yang membela ayahmu?”tanyaku.” gara-gara ayahku aku dan ibuku menderita, dia selalu melakukan hal yang dia sukai, di sering merampas uang ibuku, bahkan dia meninggalkan hutang yang banyak pada ibukku, “kata song yang tiba-tiba berhenti bicara.

Aku hanya bisa diam memandangnya,disela – sela jari song mengalir secerca airmata. “ malam itu ayahku pulang,,”lanjut song.”dia meminta uang pada ibukku untuk terakhir kalinya karena dia akan menikah dengan orang lain, dia berjanji takkan mengganggu kami lagi jika kami beri uang waktu itu, hal itu mebuatku marah aku memukul ayahku dan memakinya, tapi ibukku malah menamparku ketika aku melakukan itu, saat itu aku sangat kecewa pada ibukku, tapi ibuku malah berkata  sejelek apapun dia adalah ayahku, kamu tak boleh menampar atau memakinya, jika tak ada dia kamu takkan pernah ada seharusnya kamu berterimakasih padanya, aku tahu maksud kata- kata ibu, tapi aku tak bisa menyerapnya dengan baik aku hanya berpikir aku kecewa pada ibukku , aku membanting dompetku kelantai ,ayahku memungut uang yang ada di dompetku, dan pergi begitu saja. Karena aku marah melihat tingkahlaku ayahku aku mengunci ibukku didalam, dan entah kenapa didalam pikiranku aku ingin bertemu denganmu HAN”jelas song.

jadi itukah alasannya kenapa dia marah sekali saat melihat aku mengembalikan kuncinya.”kenapa kamu tidak menceritakan padaku , saat itu juga aku siap membantumu, aku siap menjadi tempat kau menyandarkan rasa lelahmu, aku senang kamu sudah menceritakan hal ini padaku dengan ini kamu sudah mempercayaiku sebagi seorang teman”kataku.” HAN, sebiknya  kamu tidak berteman denganku”kata song.” Kenapa?”tanyaku sedikit kaget.”jika kamu berteman denganku kau akan mendapatkan kesulitan , kau tahu jugakan aku ini orang miskin, aku tak mau orang lain mencemooh pertemanan kita” jelas song
.” Aku tidak peduli perkataan orang lain, mereka hanya berkata yang mereka inginkan ,mereka hanya tidak mengerti siapa kamu dan aku, aku juga tidak peduli kamu orang gak punya bagiku pertemanan tidak memandang materi . bagiku song adalah teman yang baik dan kuat , dengan keadaan seperti  inipun kamu masih bisa untuk survive, kalau aku ada di posisimu aku pasti akan menyerah , bahkan aku iri denganmu yang selalu mengerti apa yang aku rasakan aku benar – benar bangga bertemu denganmu dan menjadi temanmu”kataku.”benarkah ,”kata song .”hmm.. kamu ini adalah teman yang terbaik untukku,song ayo kita tetap menjaga hubungan pertemanan kita”ajakku.”hhhmmm , baik”kata song seperti anak kecil yang bersemangat.

Malam itu kami menyelesaikan permasalahan yang kami hadapi. Selain itu kami juga bercerita tentang banyak hal , mulai dari cinta pertama kami , hal yang paling disukai dan tidak disukai, hal- hal yang bisa mebuatkami takut atau marah bahkan menangis, pokoknya kami bercerita tentang apapun malam itu hingga kami tak sadar bahwa sang malam sedikit demi sedikit menutup mata kami.


Begitulah cerita persahabatanku berakhir, hal yang dapat kamu ambil dari ceritaku adalah apa yang kau sebut dengan teman, mereka yang menangis untukmukah?, mereka yang selalu tertawa denganmukah?, mereka yang menemani disaat kamu merasa sepikah?mereka yang selalu tersenyum padamukah?atau mereka yang menjagamu ?.  Belutentu mereka adalah seorang teman, bagiku adalah orang yang mengajarkan tentang kita kebaikan dan selalu menggegam tangan kita itulah yang disebut teman. Dan inilah yang diajarkan oleh song padaku seorang teman.


#terinspirasi dari sebuah KISAH.

Total Tayangan Halaman

Translate

Popular Posts

 

EARL CIEL PHANTOMHIVE. Design By: SkinCorner